Saturday, April 24, 2021

Hari Kesembilan Belas

Saya baru saja selesai mengerjakan event Paskah dari suatu BUMN yang amit-amit panitianya. Sulit dihubungi, banyak input yang masuk pada detik terakhir, revisi yang datang di penghujung tenggat waktu karena respon interal mereka yang lama. Tapi tentunya berakhir dengan kesuksesan.

Bukan event teribet, tapi maha rempong.

Walaupun begitu orang-orangnya ramah dan menyenangkan. Namun untuk kerja sama kembali sepertinya kami tidak mau lagi. Itu pun yang disampaikan rekan saya.

Saya banyak sekali mengobrol tentang agama dengan beberapa klien instansi ini. Wawasan saya tentang agama sebelah makin bertambah. Mendapatkan insight lebih. Hell, bahkan saya tertarik untuk datang ke gereja lagi.

Tapi seperti yang saya bilang tadi, untuk kerja sama sepertinya tidak lagi. Sangat disayangkan, padahal saya akan senang sekali kalau hubungan ini akan menjadi pertemanan di kemudian hari. Tentunya untuk menjadi teman, frekuensi komunikasi harus diperbesar agar kedekatan yang lebih kuat tercipta, melalui kerjaan contohnya. Tapi yaaa gimana ya? Hahaha.

 Aaah, andai saja mereka lebih profesional.

No comments:

Post a Comment

Hari Ketiga Puluh

Tiga puluh hari sudaaaaaaah! Tiga puluh hari sudah saya menulis rutin di sini. Tulisan tentang rasa walaupun sepertinya curhat sendu bukanla...