Thursday, April 15, 2021

Hari Kesepuluh

Hari ini saya tidak stalk dia.

Wow!

Saya tidak menyangka akan bisa pada akhirnya. Sulit memang, ada saja rasa gatal untuk menengok halamannya. Tapi tidak, saya bisa! Sekarang tinggal melakukan langkah selanjutnya agar tidak berlarut-larut dalam kesedihan.

Ya sebenernya juga saya belakangan ini tidak dilanda galau berlebih. Saya yakin kalau saya sudah bergerak maju ke depan dan tidak diam di tempat.

Saya rasa menulis seperti ini memang membantu.

Ya, sudah hampir dua mingguan kami berpisah. Dibanding saya di lima hari pertama, saya yang sekarang memang sudah jauh berbeda.

Jauh lebih baik.

Saya bersyukur saya tidak memaksakan diri melakukan hal-hal destruktif ke diri saya seperti mencari fling, hookup, pelarian, atau apalah itu istilahnya ketika diri saya belum siap. Melainkan fokus kepada diri sendiri dengan menyibukkan diri mengenal hal baru agar wawasan atau keahlian bertambah. Dengan begitu ketika badai berlalu, saya menjadi Omar yang lebih baik pula.

Untungnya kemarin saya sadar kalau saya belum siap dan tidak gegabah. Sepertinya saya mengenali diri saya lebih banyak ketimbang yang saya kira. Hahay.

No comments:

Post a Comment

Hari Ketiga Puluh

Tiga puluh hari sudaaaaaaah! Tiga puluh hari sudah saya menulis rutin di sini. Tulisan tentang rasa walaupun sepertinya curhat sendu bukanla...