Tuesday, April 13, 2021

Hari Kedelapan

Sudah lewat beberapa hari saya bangun dengan perasaan enak, tidak ada mimpi atau pikiran negatif di awal hari yang merusak keseluruhan kegiatan dalam satu hari. Saya sempat senang.

Tapi pagi ini kembali lagi hal-hal negatif itu karena mimpi yang kurang mengenakkan.

Saya bangun dengan perasaan muak. Tak pakai lama saya langsung berolahraga di ruang tamu. Kebetulan semua orang rumah masih tidur, jadi tidak ada pertanyaan kenapa berolahraga padahal hari puasa. Tidak mungkin juga saya jawab karena sedang gusar, nanti malah ada pertanyaan lanjutan. Haha.

Dan ya, ini adalah hari pertama Ramadhan. Saya sendiri sebenarnya tidak menjalani ibadah tersebut,  namun di hari pertama ini saya sahur, berpuasa, berbuka, dan tarawih dengan sempurna dan dengan keluarga. Yaaaa, hanya sekadar ritual untuk menghargai suatu keyakinan yang pernah saya peluk.

Besok sih sudah tidak.

No comments:

Post a Comment

Hari Ketiga Puluh

Tiga puluh hari sudaaaaaaah! Tiga puluh hari sudah saya menulis rutin di sini. Tulisan tentang rasa walaupun sepertinya curhat sendu bukanla...